Dalam Rangka Pelaksanaan Kegiatan Asesmen Akhir Tes Kemampuan Akademik (TKA) Diikuti Sebanyak 68 Siswa Kelas VI UPT SPF SDN DAYA 1 Kec Biringkana Makassar Selama Dua Hari Dan Dua Gelombang Digelar Pada 20 Hingga 23 April 2026
realitasnews.net --- Makassar, --- Kementerian Pendidikan Dasar segera menyiapkan pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) pada tahun 2026 akan diintegrasikan dengan Asesmen Nasional (AN).
Kepala Sekolah UPT SPF SDN Daya 1 Kecamatan Biringkanaya Makassar ADRIANI ABDULLAH, S. Pd, M. Pd saat di temui awak media di ruang kerjanya baru-baru ini menyampaikan, bahwa kegiatan Asesmen Akhir Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang diikuti oleh siswa kelas VI sebanyak 68 orang.
Kegiatan ujian Asesmen Akhir TKA ini dengan berbasis komputer melalui ZOOM yang di awasi oleh beberapa pengawas dan guru dengan sangat ketat.
TKA ini dengan tujuan hasil penilaian bisa dipergunakan atau dipakai untuk mendaftar di tingkat selanjutnya," ucapnya.
Lebih lanjut Adriani mengatakan, sebelum berlangsung kegiatan para peserta didik diberikan pemahaman atau arahan kepada pengawas mengenai aturan ujian Asesmen Akhir TKA
Kegiatan tersebut, terlebih dahulu memperhatikan kesiapan infrastruktur dengan mekanisme penyesuaian akan disiapkan untuk mengantisipasi kendala teknis di lapangan.
Menurutnya, TKA bukan ujian kelulusan dan tidak bersifat wajib. Kehadiran TKA dimaksudkan untuk membantu satuan pendidikan, pemerintah daerah, dan pemangku kepentingan memahami kondisi nil capaian akademik pada siswa, sehingga perbaikan pembelajaran dapat dilakukan secara lebih terarah," ungkapnya..
Selain itu, Ia juga menjelaskan, bahwa TKA adalah asesmen standar nasional yang dirancang untuk mengukur capaian akademik peserta didik sejauh mana kesiapan siswa dalam melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
"Serta mendukung upaya peningkatan kualitas pendidikan melalui pemetaan kemampuan siswa-siswi secara nasional.
Kemudian, Pelajaran ujian Bahasa Indonesia fokus pada keterampilan membaca sebagai dasar untuk pembelajaran dan bekerja.
Sedangkan Pelajaran ujian Matematika dimana dinilai kemampuan siswa dalam memahami dan menerapkan matematika," terangnya. (Lis rn).




0 Komentar