Ramadhan sebagai bulan yang penuh kebaikan, kasih sayang, dan kebersamaan. Memberikan makna tersendiri bagi umat Islam. Momen tersebut, Takmir Masjid Nur Alam Nur Makassar, berkolaborasi dengan Majelis Taklim, berlokasi di Jalan Boulevard, Kompleks Perumahan Lili, Kelurahan Masale, Kecamatan Panakkukang, Makassar, mengadakan Dapur Ramadhan, dengan mengajak umat Islam untuk berbuka puasa.
realitasnews.net - MAKASSAR, - Melalui Amaliah Ramadhan, mengajak umat Islam untuk beramal dan peduli pada sesama selama Ramadhan.
Hal tersebut, dilaksanakan oleh Yayasan dan Takmir Masjid bersama Jemaah dan Majelis Taklim Masjid Nur Alam Nur di Makassar, agar bulan suci ini, benar-benar dapat mensucikan seluruh jiwa dan raga untuk menuai pahala berlipat ganda.
Terkait Kegiatan Ramadhan, Ketua Yayasan Masjid Nur Alam Nur, H. Syamsu Alam mengungkapkan, Di Masjid Nur Alam Nur, ada sejumlah kegiatan, salah satu adalah Dapur Ramadhan. Kegiatan ini, kata dia, sudah terlaksana selama 4 Tahun, setiap Ramadhan.
H. Syamsu Alam mengakui, semua kegiatan ini semata-mata niat ikhlas untuk mencari keridhaan Allah SWT, sekaligus salah satu cara membangun kebersamaan dan kepedulian sosial di lingkungan kita.
"Semoga kedepannya, Dapur Ramadhan dapat lebih terbuka dan lebih banyak lagi orang yang datang berbuka puasa, sehingga terasa Amaliah Ramadhan membawa Rahmat, Berkah dan Ampunan," ungkapnya.
Sementara Ketua Takmir Masjid Nur Alam Nur, Dr. Ir. H. Muhajir Paga, SP., MM., menjelaskan, Bulan Suci Ramadhan adalah momentum umat Islam untuk saling berbagi dan beramal.
Pada hakikatnya, Kata Muhajir, Amaliah Ramadhan untuk meningkatkan kualitas iman, takwa, dan akhlak kita kepada Allah SWT.
"Jadi, Amaliah Ramadhan dalam bingkai 'Dapur Ramadhan' merupakan tabungan pahala dan menumbuhkan rasa empati kita pada sesama, sebagai bentuk Hablum Minallah (Hubungan dengan Allah) dan Hablum Minannas (hubungan sesama manusia)," jelasnya.
Pada kesempatan itu, Ketua Panitia Amaliah Ramadhan, Ir. H. Haris mengatakan, ada beberapa kegiatan yang dilaksanakan selama Ramadhan.
Diantaranya, Kata Haris, yaitu Shalat Tarawih, dilaksanakan setiap malam setelah shalat Isya dan ceramah tarawih.
Lanjut Haris menyebutkan, ada program Tadarrus Al-Quran dan Dapur Ramadhan dengan menyediakan konsumsi buka bersama, dengan menu Nasi Boks dan aneka kue atau takjil yang dibawa oleh warga kompleks perumahan C2LS (Cataliya, Cempaka, Lili dan Sakura) dan Jemaah.
"Dapur Ramadhan ini, disiapkan antara 250 hingga 300 boks, dan yang datang berbuka, jumlahnya sangat banyak dari berbagai kalangan, kadang melebihi kapasitas normal, hingga seluruh pelataran masjid terisi," paparnya.
Selain itu, sambung Haris mengakui, semua anggaran Dapur Ramadhan, sekitar 150 juta lebih, dan diperoleh dari donatur pengurus dan jemaah, serta sumbangan dari warga C2LS maupun pihak swasta lainnya.
"Alhamdulillah, kami berharap dukungan dari seluruh pihak, baik pemerintah dan umat Islam, agar ikut berpartisipasi dalam Dapur Ramadhan, sehingga menambah pundi-pundi amal kita selama Ramadhan," tuturnya.
Lanjut, Haris yang juga Ketua C2LS menyadari, semua kegiatan ini tidak terlepas dari kekurangan dan kesalahan.
"Sebagai manusia biasa pasti tidak terlepas dari kekurangan dan kesalahan, maka dari itu, kami sebagai panitia memohon maaf kepada seluruh pengurus dan jemaah serta warga," tuturnya.
Haris menambahkan, Masjid Nur Alam Nur melaksanakan Itikaf dan sholat lail untuk beribadah dan berdzikir kepada Allah.
"Semoga seluruh kegiatan Amaliah Ramadhan dapat membantu meningkatkan semangat kebersamaan dan kepedulian sosial di masyarakat, serta meningkatkan kualitas Iman dan taqwa kita kepada Allah SWT, " tutupnya. (54jjad/RN-MKS)





0 Komentar