Kegiatan Gelar Karya Seni Dan Inovasi Gaya Hidup Berkelanjutan Sinergitas Adiwiyata AP 2025/2026



Siswa UPT SPF SD INPRES Pannampu 2 Kec Tallo Makassar Melaksanakan Kegiatan Gelar Karya Seni Kreativitas Dan Inovasi Gaya Berkelanjutan Berbasis Adiwiyata Merupakan Perayaan Puncak Implementasi Gerakan Peduli Dan Berbudaya Lingkungan Hidup Di Sekolah Pada Selasa 26 Mei 2026.

realitasnews.net --- Makassar, --- Siswa-siswi UPT SPF SDI Pannampu 2 menampilkan berbagai inovasi daur ulang limbah menjadi kerajinan, produk olahan ramah lingkungan, serta pertunjukan seni kelestarian alam. 

Kegiatan gelar karya seni ini biasanya dikemas dalam bentuk pameran Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) atau gelar pentas seni daur ulang.


Kepala Sekolah UPT SPF SDI Pannampu 2 Kecamatan Tallo Makassar Andi Ferawati Said, S. Pd, M. Pd menyampaikan, bahwa Gelar karya seni kreativitas dengan menyajikan inovasi produk olahan sampah daur ulang limbah menjadi karya seni dari bahan alami seperti pop bunga telang, dan lainnya serta pengenalan aplikasi lingkungan (SIDIA).



Kegiatan ini secara umum memiliki beberapa elemen utama pameran daur ulang (Upcycle) Hasil kreativitas siswa mengubah barang bekas atau limbah onorganik menjadi produk seni bernilai guna, seperti tas dari bungkus kopi, pot hias, dari botol mineral, dan instalasi seni.kerajinan tangan hasil.karya peserta didik," ujarnya 

Lebih lanjut Ia mengatakan tujuan dan manfaat adalah membentuk karakter peduli lingkungan, menanamkan kesadaran sejak dini mengenai pengurangan sampah.


Mengasah kreativitas, Membantu siswa menyadari bahwa barang bekas ( limbah) dapat diubah menjadi produk bernilai seni. Kegiatan ini menjadi salah satu bukti fisik yang mendukung penilaian sekolah Adiwiyata berwawasan lingkungan," ucapnya.


Dengan harapan kegiatan gelar karya seni ini agar dapat menjadi langkah awal dalam menguatkan budaya inovasi di lingkungan SDI Pannampu 2  terus berani mengeksplorasi potensi,, mencintai ilmu, peduli lingkungan dan menghadirkan selusi kreatif yang bermanfaat bagi masyarakat, agama, bangsa, serta masa depan Indonesia yang lebih baik secara nyata dan berkelanjutan.

Tentu ini tidak hanya pada momentum akhir tahun 2026, tetapi juga sebagai budaya hidup bersih dan ramah lingkungan bagi seluruh warga Kota Makassar," terangnya. (Lis rn).

Posting Komentar

0 Komentar