Dalam Rangka Kegiatan Sosialisasi Program Pencegahan Perilaku Perundungan Intoleransi Dan Seksual Serta Peluncuran Inovasi "KUSUKAKI" Diikuti Oleh Para Orang Tua Siswa Dan Seluruh Komponen Guru Yang Digelar Pada Sabtu 17 Januari 2026.
realitasnews.net -- Makassar, -- Kegiatan sosialisasi pencegahan bullying di Sekolah Dasar (SD) melibatkan penyampaian materi interaktif, diskusi, pemutaran video edukasi, Ice breaking, dan aktivitas kreatif seperti tepuk anti- bullying, dengan melibatkan guru, komite sekolah orang tua murid, untuk membangun kesadaran, empati, serta cara pencegahan dan penanganan bullying, dapat menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan suportif bagi semua peserta didik.
Kepala Sekolah UPT SPF SDI BAKUNG 1 Kecamatan Biringkanaya Makassar FADILLAH IDRIS, S. Pd, M. Pd saat di konfirmasi awak media di ruang kerjanya baru-baru ini menyampaikan, bahwa dalam kegiatan sosialisasi ini adalah materi pengertian bullying m, jenis- jenisnya (fisik, verbal, sosial, siber) dampak negatifnya, serta cara mencegah dan melaporkannya. Kegiatan sosialisasi ini juga disampaikan secara interaktif dan mudah dipahami siswa- siswi dan diajak berbagi cerita atau kejadian yang pernah mereka saksikan, diskusi ini untuk mencari solusi dan membangun empati," jelasnya.
Selain itu, lebih lanjut Fadillah Idris mengatakan, Kegiatan sosialisasi program pencegahan perilaku perundungan intoleransi dan kekerasa seksual serta peluncuran Inovasi " KUSUKAKI" atau (Kumpulan Surat Kami Atasi Kekerasan Sejak Dini) dengan tujuan Meningkatkan pemahaman siswa tentang bullying dan dampaknya. Membangun budaya sekolah yang positif, aman, dan nyaman. Meningkatkan empati, saling menghargai, dan kerja sama antar siswa. Memberdayakan siswa untuk berani berkata, tidak pada bullying dan melaporkannya. Menciptakan lingkungan sekolah yang sportif dan bebas dari kekerasan.
"Alhamdulillah, kegiatan sosialisasi ini dapat berjalan dengan baik, tertib, aman dan lancar," terangnya. (Lis rn).




0 Komentar