Senyummu Tak Lekang Dimakan Waktu "In memoriam Ustadz Andi Supryadi AM"

Puisi

Senyummu Tak Lekang Oleh Waktu

"In memoriam Ustadz Andi Supryadi AM"

Makassar, Selasa, 30 Desember 2025

(By. Safri Mustakim) #1N54forever

Senyum guru kini menyapa jagat

Bak cahaya menerangi kegelapan

Laksana kidung Cinta,

Bersenandung kerinduan dalam masa


Saat miladmu bersandar

Senyum guru tak lekang,

Tak pudar dan tak mati.

Seperti bintang di langit malam

Selalu terasa dalam gerak nafas


Senyum guru  terus menyapa

Tak pernah redup

Meski waktu berlalu

Senyum guru tak berubah,

Tak berganti dan tak luntur

Di setiap detak detik

Di setiap detak nafasmu berakhir

Senyuman guru laksana Aurora

Diantara partikel atmosfir kehidupan

Menyatukan semua warna, watak,

Dan kewarasan nan amat syahdu.

Meski duka lara menggores sukma

Membakar hati, menghantam jiwaku

Di tengah badai dan di tengah hujatan

Senyum dan cinta mu tetap bersinar

Sebagai obat pelipur lara dikala secangkir kopi kita seruput di pojok waktu kala itu.



Innalilahi wa Inna ilaihi Raji'un

Selamat jalan duhai sang kekasih Allah SWT

Selamat bergabung duhai sang pecinta ahlul bait Nabi Muhammad SAW

Selamat berbahagia duhai sang pembela kaum mustadhafin

Semoga Allah SWT, para Malaikat-Nya dan para Nabi serta waliyullah di alam sana menjemputmu, duhai sang kekasih yang rindu dan dirindukan.

*"Ya ayyatuhan nafsul muthmainnah. Irji'i ila rabbiki radiyatam mardiyyah. Fadkhuli fi ibadi. Wadkhuli jannati"*

_("Wahai jiwa yang tenang! Kembalilah kepada Tuhanmu dengan ridha dan keridhai-Nya. Lalu, masuklah ke dalam golongan hamba-hamba-Ku, dan masuklah ke dalam surga-Ku!")_ (QS. Al-Fajr: 27-30)


Posting Komentar

0 Komentar