Pentingnya pengendalian hama di Indonesia, menjadi tolok ukur signifikan dalam mengendalikan hama diberbagai wilayah dan tempat. ASPPHAMI hadir bersinergi dengan pemerintah untuk melakukan upaya pengendalian hama disetiap tempat.
realitasnews.net - MAKASSAR - Menjadi Asosiasi Perusahaan Pengendalian Hama yang maju dan terdepan, tentu tidak semudah membalikkan telapak tangan.
Pasalnya, sebagai organisasi yang mewadahi perusahaan-perusahaan pengendalian hama di Indonesia, Asosiasi Perusahaan Pengendalian Hama Indonesia (ASSPHAMI) telah menjadi ujung tombak dalam pengurusan izin dan pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) yang profesional dan bermanfaat bagi kemajuan bisnis pengendalian hama.
Sejak berdiri 1973, ASPPHAMI telah berkontribusi dan berkolaborasi bersama Badan Besar Karantina Hewan Ikan dan Tumbuhan dan Balai Besar Karantina Kesehatan, sehingga hal tersebut, memberikan dampak positif bagi pengendalian hama Indonesia.
Untuk keberlanjutannya, tentang pentingnya pengendalian hama Indonesia, maka Dewan Pengurus Daerah (DPD) Asosiasi Perusahaan Pengendalian Hama Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan (DPD ASPPHAMI SULSEL) Masa Bakti 2025 - 2030 menggelar Musyawarah Daerah (MUSDA) V dengan Tema :"Dengan Musayawarah Daerah Kita Siapkan Asosiasi yang Profesioanl dan Bermanfaat untuk Kemajuan Bisnis Pengendalian Hama". di Hotel Four Points By Sheraton Makassar, Senin, 22/12/2025.
Dalam laporan Ketua Panitia (OC), Sarianto, SE mengatakan, ASSPHAMI sebagai organisasi yang mewadahi perusahaan-perusahaan pengendalian hama di Indonesia, memiliki fungsi dan tujuan kualitas layanan dan meneruskan kebijakan organisasi serta memilih kepengurusan baru, demi kemajuan yang berkelanjutan ASPPHAMI Sulsel yang akan datang.
Lanjut Sarianto melaporkan, adapun peserta Musda V ASPPHAMI Sulsel ini, ada 16 peserta yang terdiri dari seluruh anggota DPD ASPPHAMI Sulsel yang memenuhi persyaratan dan ketentuan organisasi.
"Sebagai ketua Panitia, saya menyampaikan terima kasi sebesar-besarnya kepada seluruh pihak yang telah memberi dukungan, baik moril maupun materi, sehingga Musda V ini dapat terselenggara sebagaimana yang kita harapkan bersama," ungkapnya.
Sementara Ketua DPP ASPPHAMI : Ir. Zulkirman, MM dalam sambutannya, sangat mengapresiasi terselenggaranya Musda V ASPPHAMI Sulsel. Meski dia akui, bahwa ini sedikit terlembat, disebabkan molornya pelantikan DPP ASPPHAMI kemarin.
Lanjut Zulkirman menambahkan, keterlambatan tersebut tidak menyalahi dari AD/ART ASPPHAMI, sehingga pengurus ASPPHAMI Sulsel diharapkan dapat membantu dalam pengurusan izin perusahaan.
Dia mengingatkan, bahwa tujuan dari Musda ini untuk menilai Laporan kerja pengurus, kemudian memilih Ketua DPD ASPPHAMI Sulsel dan mengusulkan serta membuat Program kerja untuk meningkatkan SDM pengurus.
"Kedepannya ASPPHAMI Sulsel dapat meningkatkan kualitas layanan pengendalian hama di Indonesia dan berupaya meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pengendalian hama," tandasnya.
Pada Musda V tersebut, Kepala Balai Besar Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan Sulawesi Selatan, Ir. Sitti Chadidjah, M.Si dalam sambutannya, Pihak Balai Besar Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan Sulsel, sangat mengapresiasi Musda V ASPPHAMI ini, selain melakukan koordinasi bersama dalam pemantauan terhadap hama dan penyakit hewan, ikan, dan tumbuhan karantina.
Lanjut Sitti Chadidjah, ASPPHAMI kedepannya dapat membawahi dan mewadahi perusahaan yang terkait perizinan dengan pengendalian hama, terkait dengan kompentensi, Sertifikasi Profesi erkait dengan pengendalian hama.
"Kami berharap ASPPHAMI dapat membuat pelatihan dan peningkatan kompetensi bagi sumber daya manusia (SDM) guna mendukung kegiatan ekspor produk Sulawesi Selatan," ungkapnya.
Sitti Chadidjah menambahkan, kerjasama antara Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Sulawesi Selatan (Sulsel) dengan Asosiasi Perusahaan Pengendalian Hama Indonesia (ASSPHAMI) telah melakukan kerjasama dengan berbagai instansi dan stakeholder untuk memperkuat pengawasan dan pengendalian hama dan penyakit hewan, ikan, dan tumbuhan.
"Kami atas Balai Besar Karantina Hewan, Ikan dan tumbuhan Sulsel, mengapresiasi yang luar biasa kepada ASPPHAMI, atas konstribusi dan sinergitas serta kolaborasi selama ini terjaling antara Badan Karantina Indonesia, khususnya balai besar karantina hewan, ikan dan tumbuhan Sulsel bersama ASPPHAMI dan jajarannya," tutur Kepala Balai Besar Karanitina, Hewan, Ikan danTumbuhan Sulsel, Sitti Chadidjah sembari membuka Musda V ASPPHAMI Sulsel.
Sementara Kepala Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan Makassar, dr. Achmad Farchanny Tri Adryanto, MKM., mengungkapkan dalam sisi kesehatan manusianya, khususnya vektor binatang pembawa penyakit, itu besar kaitanya dengan si Tikus (siti).
"Keberadaan vektor ini sangat luas, sehingga sangat penting melibatkan organisasi yang membawahi pengendalian hama tersebut, sehingga dibutuhkan sinergitas antar lembaga untuk menangani hama tersebut, yang tidak hanya di rumah-rumah, sawah, perkebunan, tambak dan tempat industri, agar kesehatan selalu terajaga dan terjamin," ungkapnya.
Di tempat terpisah Starring Committee (SC), Drs. Syahrul HM, M.AP mengatakan, ASPPHAMI mewakili kepentingan perusahaan-perusahaan pengendalian hama di Indonesia dalam berbagai forum dan kegiatan.
Selain itu, kata Syahrul, ASPPHAMI berupaya meningkatkan profesionalisme dan kompetensi perusahaan-perusahaan pengendalian hama di Indonesia.
"Kedepannya ASPPHAMI berupaya mengembangkan industri pengendalian hama di Indonesia melalui pelatihan, pendidikan, dan promosi," jelasnya.
Pada sesi kedua, Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ) Ketua DPD Sulsel ASPPHAMI Periode 2020 - 2025, Faisal Tanri, SE didampingi Sekretaris, Sarianto, SE, dan
Bendahara Ir. Firsan Tanri memparkan LPJ-nya dihadapan pengurus dan jajarannya.
"Alhamdulillah, LPJ DPD Sulsel ASPPHAMI Periode 2020 - 2025 berjalan mulus dan diterima, berikutnya demisioner," kunci Panitia Pengarah SC, Pimpinan Sidang 1 : Drs. Syahrul HM, M.AP didampingi, Pimpinan Sidang 2 : H. Nursalam Nurdin dan Pimpinan Sidang 3 : A. Ince Muh. Taufan , S. Tr.P, M.Si.
Ketua terpilih yang menakhodai DPD Sulsel ASPPHAMI, periode 2025 -2030, Sarianto, SE., dengan aklamasi. Dimana sebelumnya, Sarianto menjabat sebagai Sekretaris DPD Sulsel ASPPHAMI 2020-2025.
"Semoga ASPPHAMI kedepan dapat meningkatkan kualitas layanan pengendalian hama di Indonesia dan berupaya meningkatkan standar industri serta kemajuan Bisnis Pengendalian Hama di Indonesia," tutup Syahrul.(1N54f/RN-MKS)
0 Komentar