Malam itu ditengah warga tertidur lelap, sekira pukul 01.47 WITA dinihari, Jum'at, 31 Juli 2026. Sontak api menyembur keluar dari salah satu rumah warga di Marbo dan melalap puluhan rumah, diperkirakan dampak Kerusakan sekira 56 unit rumah warga hangus terbakar, 81 Kepala Keluarga dan 310 jiwa.
realitasnews.net - MAKASSAR - Si jago merah kembali bereksi dan menyapu rata permukiman padat penduduk di kawasan Marbo (Mangara Bombang), Jalan Sultan Abdullah II, Kelurahan Tallo, Kecamatan Tallo, Kota Makassar.
Menurut salah seorang korban, Daeng Salama mengatakan, sempat kaget melihat api terlihat didepan rumahnya sudah membesar.
Spontan, kata dia, langsung turun ke pantai ambil perahu, dan memanggil keluarganya untuk menyelamatkan diri.
"Hanya pakaian di badan yang bisa kami selamatkan, semua barang-barang habis terbakar," tuturnya sedih.
Menurut keterangan warga menjelaskan, kebakaran ini terjadi pada sekira pukul 01.47 WITA dinihari, Jum'at, 31 Juli 2026.
Tambahnya, diperkirakan dampak Kerusakan Sedikitnya 56 rumah warga hangus dilalap api, 81 Kepala Keluarga (KK) dan sebuah kendaraan motor metik.
"Kobaran api diduga kuat berasal dari korsleting (hubungan pendek) listrik di salah satu rumah warga," katanya.
Sambung warga korban kebakaran, api menyebar dengan sangat cepat karena mayoritas bangunan di lokasi tersebut adalah rumah semi permanen yang posisinya saling berdempetan di area Pantai Marbo.
"Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa," katanya.
Sementara, Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar bersama armada Dinas Pemadam Kebakaran langsung diterjunkan ke lokasi untuk memadamkan api dan melakukan evakuasi bersama tim kelurahan dan kecamatan serta unsur terkait, baik RT dan RW, LPM.
Tampak H. Paris (Owner Warkop RESOPA dan Wakil Ketua DPD Gerakan Rakyat Makassar) langsung temui Korban' Kebakaran di Daerah Mangara Bombang (MARBO) Tallo - Makassar.
Dalam keterangan H. Paris mengatakan, kehadirannya di Marbot, untuk melihat kondisi saudara kita yang kena musibah kebakaran. Dan kata dia, ada tukangnya yang rumahnya ikut terbakar, yaitu Daeng Salama.
"Alhamdulillah ada sedikit rezeki sehingga kami berbagi Nasi bungkus dan dana buat keluarga korban kebakaran," kuncinya.
Pada keterangan lain, rumah seorang anggota IKA GURITA, Dinda Ayu, jurusan mekatronika, lulus tahun 2021 berdampak kebakaran.
Ayu salah seorang anggota di organisasi Paskib SMK NEGERI 5 Makassar.
"Mau kodong nikah tgl 9 Agustus malah dapat musibah. Ludes semua termasuk undangan pernikahan yang mau dibagi ," ungkap seorang temannya, A. Immar.
Dari keterangan yang dihimpun, oleh tim media RN, terdapat 2 RT (Rukun Tetangga) yang berdampak kebakaran, yakni RT 04 (21 Rumah), 26 KK (Kepala Keluarga), dan 105 Jiwa
Untuk wilayah RT 05 (35 Rumah), 54 KK dan 205 Jiwa, sehingga total keseluruhan ada 56 Unit rumah, 81 KK dan 310 Jiwa
Sumber Data : DINSOS, BPBD, KELURAHAN, RT dan RW. (tim/RN-MKS)
0 Komentar