Dalam Rangka Kegiatan Konservasi Energi Upaya Menghemat Energi Seefisien Membiasakan Secara Rutin Kepada Peserta Didik Gunanya Penghematan Energi Mematikan Peralatan Elektronik Di dalam Kelas Seperti Lampu Dan Kipas Bila Tidak Dibutuhkan Lagi Digelar Pada Kamis 4 Juni 2026.
realitasnews.net --- Makassar, --- NURUL HIKMAH, NR, S. Pd, M. Pd selalu Kepala Sekolah UPT SPF SDN BATUTAMBUNG Kecamatan Biringkanaya Makassar saat ditemui awak media di ruang kerjanya baru-baru ini menjelaskan, bahwa Kegiatan Konservasi Energi di Sekolah Dasar (SD) berfokus pada pembentukan karakter peduli lingkungan sejak dini. Praktik ini mencakup kampaye hemat listrik (Mematikan lampu/Kipas saat kosong), pemanfaatan cahaya alami, serta pembentukan kelompok kerja (Pokja) berkaitan Sekolah Adiwiyata untuk mengola efisiensi energi di lingkungan sekolah," ujarnya.
Selain itu, Ia mengatakan, Kegiatan ini dapat dikategorikan menjadi beberapa aksi konkret yang mudah dipahami oleh siswa-siswi. Gerakan Aksi Kelas (Matikan dan Cabut) membiasakan siswa mematikan lampu pendingin ruangan (AC) dan kipas angin saat istirahat atau pulang sekolah, serta mencabut pengisian daya (Charger) dari stop kontak setelah digunakan," Ucapnya.
Lebih lanjut Nurul Hikmah, NR, S. Pd, M. Pd menyampaikan, bahwa Pemerintah memastikan bahwa transisi menuju pola belajar ini tidak akan menggangu proses pembelajaran, melalui laporan hasil koordinasi ini segera diserahkan kepada Presiden Prabowo Subianto sebagai rekomendasi langkah penghematan energi yang dimulai April 2026." kuncinya. (Lis rn).


0 Komentar