Secara Umum TAUSIAH Adalah Istilah Dikalangan Umat Islam Yang Merujuk Pada Kegiatan Siar Agama/Dakwah/Informal Yang Disampaikan Oleh Ustad Syamsir Labban, S.KN, M. Pd Yang Dihadiri Ratusan Jamaah Bertempat Di RW 004 Kel Cambaya Kec Ujung Tanah Makassar Pada Jumat Malam 19 Juni 2026.
realitasnews net --- Makassar, --- Acara TAUSIAH (Ceramah Agama) memiliki nilai spritual dan sosial yang sangat penting bagi masyarakat sebagai wadah untuk saling menasehati dalam kebenaran dan kesabaran, berfungsi sebagai pengingat akan tujuan hidup, dan kematian,
Sebelum acara dimulai selaku protokol Tujuardi, terlebih dahulu menyampaikan pesan dan kesan kepada seluruh jamaah TAUSIAH yang hadir dalam acara pada malam pertama Berpulangnya orang tua kita H Wali Bin Kacu usia 69 Tahun, selanjutnya mempersilahkan di buka acar dengan Pembacaan Al,Qur'an yang diantarkan oleh Sahril Mustakin, kemudian ceramah agama yang di sampaikan oleh Ustad Muh.Syamsir Labban, S.KN, M. Pd.
Dalam ceramahnya beliau menyampaikan, Tujuan utama dari tausiah mengenai pentingnya sholat adalah untuk mengingatkan kembali kewajiban, memperkuat spritualitas, dan memperbaiki kualitas ibadah umat muslim agar pendengar atau jamaah yang hadir menyadari esensi sholat sebagai jembatan komunikasi dengan Allah SWT dan pedoman dalam menjalani kehidupan sehari-hari.
Sholat adalah waktu terbaik untuk bermunajat, memohon ampun, dan bersyukur secara langsung kepada Sang Pencipta. Tiang Agama menjadikan sholat sebagai fondasi utama dalam kehidupan beragama. Meninggalkannya sholat berarti meruntuhkan sandi-sandi agama," jelasnya.
Lebih lanjut Ustad Syamsir Labban menjelaskan, bahwa mengingatkan tujuan hidup merefleksikan kembali esensi kehadiran manusia di dunia dan mempersiapkan bekal untuk kehidupan akhirat. Hikmah dari acara tausiah adalah meningkatkan ketakwaan, menambah wawasan ilmu agama, dan mempererat tali silaturahmi, juga refleksi diri agar dapat memperbaiki akhlak, membersikan hati dari sifat buruk, dan selalu termotivasi untuk melakukan kebaikan dalam kehidupan sehari-hari. Sholat adalah kunci keselamatan.
Untuk mendapat liang lahat yang luas dan Penyelamat dari siksa serta menerangi, melapangkan kubur memperbanyak bekal amal jariyah semasa hidupmu. Menjaga sholat lima waktu dengan baik sebagai pelindung utama dari azab,
"Biasakan diri membaca Al,Qur'an untuk mengingat Allah SWT. Bersedekah berapa saja nilainya dengan ikhlas mengalir pahalanya walaupun kita sudah meninggal. Begitu juga berbakti kepada orang tua, dan Doa dari anak yang saleh-soleha adalah amalanya yang sangat dinantikan Almarhum H. Wali Bin Kacu.
Kehidupan dunia yang fana ini, setiap manusia pasti memiliki tujuan yang ingin dicapai. Sebagian orang mengejar kekayaan, sebagian lagi mendambakan kebahagiaan yang abadi. Namun, di tengah hiruk-pikuk kehidupan, tidak jarang kita lupa bahwa dunia hanyalah tempat singgah sementara. Kehidupan yang hakiki adalah kehidupan setelah mati, yaitu di akhirat.
Dalam Al,Qur'an, Allah SAW berulang kali mengingatkan kita untuk tidak terpedaya oleh kehidupan dunia dan mempersiapkan diri dengan amal Sholeh sebagai bekal menuju akhirat yang kekal," ungkapnya.
Selain itu, Ustad Syamsir mengatakan, Kesombongan tidak memiliki tempat kerena segala hal yang kita miliki di dunia ini sifatnya sementara, mulai dari harta, pencapaian, hingga raga kita sendiri. Segala kelebihan sejatinya adalah titipan yang bisa diambil kapan saja.
Demikian juga dalam Islam salam bukan sekedar sapaan biasa, melainkan doa keselamatan, penebar kasih sayang, dan ibadah dengan ganjaran pahala besar. Mengucapkan salam juga merupakan syiar yang mendekatkan diri kepada Allah SAW, kuncinya. (Lis rn).






0 Komentar