Kegiatan Sosialisasi INOVASI STANDU MAKESSING Di UPT SPF SD INPRES Tamalanrea 2 Makassar




Dalam Rangka Kegiatan Sosialisasi Inovasi Standu Makessing ( Manajemen Kebersihan Sistem Sampah Terinteragsi Nilai Guna )
INOVASI Yang Diketuai Oleh  Andi Wira Handayani, S  Pd, M. Pd Digelar Pada Jumat 12 Juni 2026.

realitasnews.net --- Makassar, --- Pemerintah Kota Makassar terus memperkuat langkah pembenahan sistem pengelolaan sampah menyusul terbitnya Keputusan Menteri Lingkungan Hidup Nomor 1202 Tahun 2026 yang memberi peringatan serius terkait kondisi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Tamangapa. Sebagai bentuk tindak lanjut sosialisasi peningkatan peran masyarakat dalam pengelolaan sampah yang dilaksanakan serentak di seluruh Kecamatan. 



Kepala Sekolah UPT SPF SDI Tamalanrea 2 Kecamatan Tamalanrea Makassar SUHARDI, S. Pd, M. Pd saat di temui awak media di ruang kerjanya baru-baru ini menyampaikan, bahwa Pelaksanaan kegiatan sosialisasi yang berjudul Inovasi Standu Makessing (Manajemen Kebersihan Sistem Sampah Terinteragsi Nilai Guna) yang di ketuai oleh Andi Wira Handayani, S. Pd, M. Pd membawa napas baru pengelolaan sampah sekolah dengan sentuhan teknologi digital Aplikasi EBS (Elektronik Bank Sampah) 

Dalam sambutannya yang akrab disapa Ibu Mami mengajak bahwa siswa berkenalan dengan sampah, memilih sampah organik, kertas hingga botol plstik dengan benar agar diolah menjadi barang bernilai tidak berhenti disitu salah satu guru bernama Rai kemudian mendemostrasikan bagaimana Aplikasi EBS bekerja. Kita bisa banyakan setiap sampah dikumpulkan siswa kini bisa dipantau langsung poin dan Nilai Rupiah lewat Aplikasi Trasparansi," ujarnya. 



Lebin lanjut Ia menjelaskan, bahwa Sosialisasi Inovasi manajemen sampah adalah program edukasi yang bertujuan untuk memperkenalkan metode baru, teknologi tepat guna dan menekankan volume timbulan sampah serta mendorong ekonomi sirkuler di tengah masyarakat. 

Demikian juga Kegiatan sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan pemehaman dan komitmen seluruh pemangku kepentingan terhadap pentingnya pengelolaan sampah sejak dari simbernya, baik di lingkungan taman maupun di lingkungan sekolah dan sebagainya," ungkapnya. 

Selain itu, Suhadi mengatakan, melalui sosialisasi ini diharapkan tercipta sinergi antar perangkap daerah dan pihak terkait dalam mewujudkan pengelolaan sampah yang efektif, berkelanjutan, serta mampu menjadikan kawasan sebagai percontohan dalam penerapan pengelolaan sampah berbasis sumber di wilayah Kota Makassar Sulawesi Selatan," kuncinya. (Lis rn).

Posting Komentar

0 Komentar