Dalam Rangka Kegiatan Program Perpustakaan Ramah Anak Nasional Field Koordinator Provinsi Mandiri Pratama Mitra Kemendiknasmen RI Ibu Andi Diah Masita Dari 400 Sekolah Ikut Program Perpustakaan Yang Lolos Hanya 67 Sekolah Termasuk UPT SPF SDN Baraya 1 Kec Bontoala Makassar Pada Selasa 14 April 2026.
realitasnews.net --- Makassar, --- ANDI NURHAYATI, S.Pd, M.Pd selaku Kepala Sekolah UPT SPF SDN Baraya 1 Kecamatan Bontoala Makassar saat di temui awak media di ruang kerjanya baru-baru ini mengatakan, Program perpustakaan ramah anak tahun 2026 berfokus pada peningkatan literasi melalui lingkungan yang nyaman, koleksi buku berkualitas, dan kegiatan kreatif. Fokus utamanya mencakup membaca bersama, menulis ulasan buku, pemanfaatan koleksi digital, dan kegiatan literasi di perpustakaan sekolah/umum.
Dari 400 sekolah yang ada di Kota Makassar ikut program perpustakaan ramah anak nasional "Alhamdulillah, yang lolos hanya 67 sekolah termasuk sekolah kami UPT SPF SDN Baraya 1 Kecamatan Bontoala Makassar," ungkapnya.
Selain itu Ia juga mengatakan, Program perpustakaan ramah anak nasional adalah pelatihan bagi pendidik untuk memfasilitasi kegiatan membaca yang menarik bagi peserta didik. Dalam kegiatan Orietasi Field Koordinator Provinsi Mandiri Pratama Mitra Kemendiknasmen RI dihadiri oleh Ibu Andi Diah Masita.
Program ini didukung oleh berbagai pihak termasuk Program Perpustakaan Ramah Anak Nasional dan Inovasi untuk anak Indonesia, dengan tujuan akhir meningkatkan kegemaran membaca sejak dini,
Program ini menujukkan komitmen pemerintah pada tahun 2026 untuk memperluas akses buku," ujarnya.
Program Perpustakaan Ramah Anak Nasional adalah kolaborasi antara Kemendikdasmen, Dinas Pendidikan, Dinas Perpustakaan, Ramah dan Provinsi untuk membantu anak-anak mengembangkan kebiasaan membaca," kuncinya. (Lis rn).



0 Komentar