Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Di UPT SPF SDI RAPPOJAWA Kec.Tallo Makassar Dengan Paket MBG Hanya Berisi Masing-masing Satu Telur Rebus, Satu Susu Kemasan, Satu Bungkus Roti, Satu Pisang, Dan Satu Kacang Yang Di Nilai Capainya 15 Ribu Pada Selasa 24- 02- 2026.
realitasnews.net -- Makassar – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan hak setiap peserta didik dengan alokasi anggaran sekitar Rp15.000 per anak yang digelontorkan pemerintah.
Anggaran tersebut diharapkan mampu menjamin kualitas makanan bergizi, sejalan dengan cita-cita Presiden RI, Prabowo Subianto, dalam mencetak generasi unggul di masa depan.
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, memastikan Program MBG tetap berjalan selama bulan Ramadhan, libur dan cuti bersama Idul Fitri 1447 Hijriah, serta libur Tahun Baru Imlek.
Beberapa waktu lalu di Jakarta, Dadan menyampaikan bahwa pelayanan MBG pada periode tersebut tetap dilaksanakan dengan memperhatikan prinsip pemenuhan gizi seimbang, keamanan pangan, ketertiban, serta akuntabilitas.
Kebijakan ini diatur dalam Surat Edaran Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelayanan Program MBG pada Bulan Ramadhan 1447 Hijriah serta libur Tahun Baru Imlek yang ditandatangani langsung oleh Kepala BGN.
Di Kota Makassar, termasuk pada jenjang sekolah dasar, program MBG dipastikan tetap berjalan selama Ramadhan 1447 H/2026 M.
Namun, terdapat penyesuaian mekanisme distribusi. Dinas Pendidikan Kota Makassar bersama BGN mengubah pola penyajian makanan yang sebelumnya dikonsumsi langsung di sekolah menjadi paket makanan kering dan buah untuk dibawa pulang sebagai menu berbuka puasa.
Menu Ramadhan disesuaikan agar lebih tahan lama seperti telur rebus, susu kemasan, roti, kacang-kacangan, kurma, serta buah-buahan.
Berdasarkan data per Februari 2026, sebanyak 182.158 peserta didik dan guru di Makassar tetap menerima layanan MBG, meski dengan skema penyesuaian selama bulan puasa.
Sementara itu, Kepala Sekolah UPT SPF SDI RAPPOJAWA Kecamatan Tallo Makassar saat di temui awak media di ruang kerjanya baru-baru ini mengatakan, Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di bulan puasa ini adalah sajian makanan kering yang di bagikan kepada peserta didik untuk di bawah pulan kerumah sebagai menu berbuka puasa.
Ia berharap kualitas dan variasi menu dapat lebih ditingkatkan agar sesuai dengan kebutuhan dan selera anak-anak," ucapnya.
Kepala Dinas Pendidikan juga menyarankan bahwa pihak sekolah dan orang tua juga disarankan untuk memantau pengumuman resmi dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) setempat apabila terdapat kendala terkait kualitas maupun distribusi makanan di sekolah. kuncinya .(Lis/rn)


0 Komentar