KKN UNHAS berkolaborasi dalam Grand Launching Urban Farming (GLUF) dalam mewujudkan program pertanian perkotaan (urban farming), bertujuan untuk meningkatkan kemandirian pangan dan pelestarian lingkungan di wilayah perkotaan.
realitasnews.net - MAKASSAR,- Program URBAN FARMING ini diluncurkan oleh Pemerintah Kota Makassar untuk mendorong masyarakat memanfaatkan lahan terbatas dan mengelola sampah secara mandiri, sehingga dapat menghasilkan pangan sehat dan meningkatkan nilai ekonomi.
Menurut Mahasiswi KKN UNHAS, Nur Rahmah Wahdania mengatakan, Grand Launching Urban Farming dilaksanakan di Blok G Baru BTP, Kelurahan Buntusu, Kecamatan Tamalanrea, sebagai upaya mendukung program pemerintah terkait ketahanan pangan sekaligus pengadaan urban farming berbasis masyarakat.
"Kegiatan ini diinisiasikan oleh Mahasiswa KKN 115, Tema : Perubahan Iklim Universitas Hasanuddin bersama Ketua RT 08, RW 05 dan warga sekitar," ungkapnya.
Lanjut Nur Rahmah menjelaskan, dengan melibatkan Ketua RW, para Ketua RT, perwakilan Kelompok Wanita Tani (KWT), serta masyarakat setempat, dapat mendorong masyarakat memanfaatkan lahan terbatas dan mengelola sampah secara mandiri.
"Kedepannya diharapkan sebagai solusi menjawab tantangan ketahanan pangan, lingkungan dan sosial," jelasnya.
Sementara Lurah Buntusu, Nasrul, S. Sos., mengungkapkan, sangat mengapresiasi siasi adanya Grand Launching Urban Farming ini. Pasalnya, kata dia, ini salah satu konsep untuk menjaga ketahanan pangan yang ada lingkungan perkotaan.
"Harapannya agar kegiatan ini dapat menjadi salah satu upaya dalam menjaga dan memperkuat ketahanan pangan, khususnya di wilayah RW 05, sekaligus menjadi wadah untuk mempererat silaturahmi antarwarga," harap Lurah Buntusu, Nasrul sembari menggunting pita sebagai tanda resmi dibuka Grand Launching Urban Farming, pada Ahad, 01/02/2026 di wilayah Kelurahan Buntusu.
Di tempat yang terpisah, Ketua RT 08, Ir. Ramlan menuturkan, sebagai Ketua RT, tentu sangat bersyukur atas adanya program Urban Farming ini.
Menurut Ramlan, mungkin ini salah solusi dalam menjawab tantangan ketahanan pangan di masa depan.
"Diharapkan Urban Farming mampu menciptakan solusi mandiri atas keterbatasan lahan perkotaan, menjawab tantangan ketahanan pangan, lingkungan, dan sosial, serta memperkuat silaturahmi antar warga," tutur Ramlan.
Kegiatan ini, kata Nur Rahmah, dihadiri oleh kurang lebih 40 orang, tampak hadir Lurah Buntusu, Binmas Iqbal. Ketua RW 05 H. Mustafa. Penyuluh Pertanian, Ira, S.P., M.P berserta undangan dari berbagai komunitas dan warga.
Laporan Panitia, tentang proses kegiatan pembuatan kebun, selama 3 pekan. Terimakasih kepada Ketua RT 08, selaku tuan rumah, telah bersama2, supportnya, bimbingan teknis,
"Semoga kebun berkesinambungan, bermanfaat untuk warga RW, tambahan warga berkegiatan wanita," ucapnya.
Kegiatan ini, kata Ramlan, merupakan bagian dr program pemerintah, ketahanan pangan.
Lanjutnya, pembacaan Surat Keputusan (SK) pengurus KWT Purnama, Ketua, Sekertaris, Bendahara.
"Alhamdulillah, semua berjalan lancar dan sukses dari pengguntingan pita, penanaman bibit, dan potong nasi tumpeng," tutup Ramlan penuh syukur sembari diamini oleh hadirin. (Ramlan/RN-MKS)





0 Komentar