UPT SPF SDI Mandai Kec Biringkanaya Makassar Di Pimpin. Oleh Nur Diana S. Pd melaksanakan Kegiatan Pemilahan Sampah Organik Dijadikan Sampah Daur Ulang Sehingga Menjadi Daya Jual Dari Sampah Basa Yang Digelar Pada Sabtu 19 September 2026.
realitasnews.net --- Makassar, --- Kepala Sekolah UPT SPF SDI Mandai Kecamatan Biringkanaya Makassar Nur Diana, S. Pd saat di temui awak media di ruang kerjanya baru-baru ini menyampaikan, bahawa Program Wali Kota Makassar bebas Sampah untuk mengajarkan warga atau peserta didik membedakan sampah organik, anorganik, dan B3 dari sumbernya.
Praktik Daur Ulang dan Kompos adalah pelatihan mengolah Sampah organik menjadi pupuk dan pemanfaatan Sampah anorganik bernilai ekonomis," ujarnya.
Selain itu, Nur Diana juga mengatakan, Kegiatan pemilahan sampah lewat program sekolah termasuk sekolah Adiwiyata hingga aksi bersih serentak. Sampah organik dijadikan sampah Daur Ulang sehingga menjadi saya jual dari sampah basa," ujarnya.
Kegiatan tersebut, diselenggarakan dalam rangka meningkatkan pemilahan dan pengelolaan sampah di lingkungan sekolah, yang merupakan bagian penting dalam mewujudkan lingkungan pendidikan yang bersih, sehat, nyaman, dan berkelanjutan.
Aktivitas belajar mengajar setiap hari tidak terlepas dari potensi sampah, baik yang berasal dari kegiatan siswa, guru, maupun disekitar area sekolah.
Menurutnya, pemilahan dan pengelolaan sampah di sekolah dilaksanakan melalui pendekatan edukasi dengan menanamkan kesadaran dan tanggung njawab kepada seluruh warga sekolah.
Salah satu langkah utama yang perlu dilakukan adalah pemilahan sampah berdasarkan jenisnya, yaitu sampah organik, sampah anorganik dan sampah residu," ungkapnya.
Disamping itu, sejalan dengan tema Hari Lingkungan Hidup Sedunia tahun 2026 KLH/BPLH mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan pemilahan sampah sebagai bagian dari aksi sehari-hari. Sebab pada akhirnya bekerja untuk iklim dapat dimulai dari tindakan paling sederhana yang dilakukan di rumah masing-masing" kuncinya. (Lis rn).




0 Komentar