Relawan Prabowo (REPRO) TIm Pengawasan Sul-Sel Menilai Lemahnya Pengawasan Pemerintah Kabupaten Maros Terhadap Alih Pungsi Sawah Produktif Menjadi Kawasan Investasi Dan Bisnis.
realitasnews.net --- Maros,--- Muh. Tahir Sila sebagai penanggung jawab TIm Pengawasan Relawan Prabowo (REPRO) Sulawesi Selatan menilai kondisi tersebut dapat mengancam ketahanan pangan, kelestarian lingkungan hidup, hingga tata ruang daerah, lahan pertanian yang seharusnya di lindungi tapi justru terus beralih fungsi menjadi kawasan pergudangan, perumahan, indrustri dan aktivitas komersial lainnya.
Lanjut Ia menyampaikan, bahwa kemandirian pangan, peningkatan kesejahteraan petani dan penghentian inpor beras melalui lumbung pangan di tingkat Desa
adalah program dari Presiden Republik Indonesia (RI) Prabowo Subianto, Jika ini di biarkan dampaknya bukan hanya terhadap lingkungan hidup dan kehidupan masyarakat petani, tetapi ini bisa menghambat kelangsungan progam pemerintahan," ujarnya.
Selain itu, Muh Tahir juga mengatakan, ini disebabkan lemahnya pengawasan pemerintah daerah yang membuka peluang terjadinya pelanggaran tata ruang, penyalagunaan izin, hingga dugaan maladministrasi dalam proses penerbitan rekomendasi pembangun.
Relawan Prabowo (REPRO) di Sulawesi Selatan aktif melakukan konsolidasi dan pengawasan program kerja pemerintah bersama 24 pengurus DPD REPRO se-Sulawesi Selatan.
Kantor Sekretariat DPW REPRO Sulawesi Selatan berfokus di Makassar dan dokumen program unggulan juga tercatat di kelola di Daerah Maros. REPRO di Sulawesi Selatan bertransformasi dari Tim Pemenan Pilpres menjadi Relawan yang berfokus pada pengawasan kinerja dan program Pemerintah Pusat di Tingkat Daerah.
Kami selaku penanggung jawab Tim Pengawasan REPRO Sulawesi Selatan dengan harapan agar Tim yang bertugas nantinya dapat bekerja semaksimal mungkin dalam menjalankan program- program yang telah direncanakan. Mengingat untuk tidak ada anggota yang bermain-main dalam menjalankan tugas di lapangan," terangnya.(Lis/Thr rn).


0 Komentar