Pelaksanaan Kegiatan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila ( P5 ) Bagi Peserta Didik Kelas VII Dan Kelas VIII Menggunakan Pembelajaran Metode Gasing Sedangkan Kelas IX Pembelajaran Buket Digelar Pada Senin 17- 03- 2025.
realitasnews.net-- -- Makassar, -- -- Kepala Sekolah UPT SPF SMPN 31 Kecamatan Biringkanaya Makassar ANWAR, M.Pd saat di temui awak media di ruang kerjanya baru-baru ini menyampaikan, bahwa pelaksanaan kegiatan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila ( P5) ini sangat baik untuk siswa-siswi kerena mengenalkan budaya dengan ragam bahasa serta menggunakan pembelajaran Model Gasing untuk siswa kelas VII dan VIII sedangkan siswa kelas IX dengan pembelajaran BUKET seperti merangkai bunga si POP atau ketermpilan. Namun harus disyukuri kerena kegiatan dapat berjalan dengan baik dan lancar," jelasnya.
Ia juga menekankan bahwa sekolah yang kami pimpin ini, memiliki komitmen mendidik anak cerdas dan berkarakter. Artinya, tidak hanya pintar dalam ilmu pengetahuan, tapi juga memiliki akhlak yang baik dan paham mengenai agama Islam,
Lebih lanjut, ANWAR menjelaskan untuk panel projek P5, para siswa bakal mengeksplorasi, menggali, dan memahami budaya Sulawesi Selatan.
Bahwa karya mereka bakal dipresentasikan untuk melihat pemahaman mereka, termasuk nantinya hasil karya lukisan kolaborasi bersama orang tua pada acara pelaksanaan kegiatan P5," terangnya.
Selain itu kegiatan ini, penting untuk menanamkan kecintaan anak-anak tentang budaya Sulawesi Selatan. Para peserta didik diajak untuk memahami metode pembelajaran GASING yang diimplementasikan secara menyenangkan dan interaktif.
Kemudian anak-anak juga memiliki kepercayaan dan mempunyai kemampuan berkomunikasi dan hal- hal yang dibutuhkan untuk keterampilan global saat ini," ucapnya.
Kami tak lupa ucapkan banyak terima kasih kepada guru- guru yang melati secara otomatis, juga terima kasih kepada orang tua yang selalu membimbing anaknya diruma.
Menurutnya, selama kegiatan berlangsung dia memberikan pemaparan mengenai pentingnya aplikasi GASING dalam proses pembelajaran. Dia juga menengkankan bahwa metedo ini dimaksudkan untuk mengubah persepsi negatif anak-anak terhadap pelajaran, sehingga akan menjadi lebih menyenangkan dan tidak menakutkan," ungkapnya.
Disamping itu, Pelaksanaan kegiatan ini bukan hanya untuk menampilkan bakat, tetapi juga untuk memperkuat karakter siswa yang mencerminkan nilai- nilai Pancasila, seperti kreatifitas, gotong royong dan cinta tanah air.
Melalui seni kita bisa menumbuhkan semangat kebangsaan yang lebih kuat," terangnya. ( Lis rn ).



0 Komentar