Dalam Rangka Kegiatan Sulap Limbah (Ecobrick) Non Organik Sampah Plastik Botol-Botol Menyulap Menjadi Pagar Yang Kokoh Dan Penuh Warna Untuk Melindungi Tanaman Diarea Taman Kolaborasi Lintas Lini Pada Senin 6 April 2026.
realitasnews net -- Makassar, -- Kepala Sekolah UPT SPF SDN Timbuseng II Kecamatan Tamalate Makassar SULDIANA, S. Pd, M. Pd saat di temui awak media di ruang kerjanya baru-baru ini mengatakan, Kehadiran kegiatan sulap limba sampa plastik dengan bergotong royong bersama siswa-siswi untuk memberikan motivasi tersendiri mengenai ECOBRICK terpasang dengan presisi para Guru melestarikan bumi sesuai dengan nilai-nilai Adiwiyata.
Kegiatan gelar karya kreatif, peserta didik bergotong royong menyusun botol- botol menjadi pagar yang kokoh dan penuh warna untuk melindungi tanaman diarea taman kolaborasi lintas lini, dan memamerkan hasil olahan limbah organik sampah plastik," jelasnya.
Lebih lanjut, Ia mengatakan, Sampah plastik menjadi karya seni unik, seperti pagar, dan lainnya, kerajinan dari bahan limbah plastik dan organik. Kreativitas mereka menghasilkan berbagai produk menarik, seperti pot tanaman, pagar tanaman, mainan edukatif, hingga hiasan ramah yang estetik," ujarnya.
Selain itu, melalui kegiatan ini berharap dapat menumbuhkan kesadaran lingkungan sejak dini dan membangun budaya inovasi di kalangan pelajar.
Kegiatan ini dapat menjadi bukti bahwa pendidikan bukan hanya soal pelajaran di dalam kelas, tetapi juga tentang pembentukan karakter dan kecintaan terhadap bumi," kuncinya. (Lis rn)



0 Komentar