Sosialisasi Permen LH/BPLH No 5 Tahun 2025 Tentang Penyelenggara Sekolah Adiwiyata Bertempat Di Aula Yayasan Pendidikan Telkom


Dalam Rangka Kegiatan Sosialisasi Permen LH/BPLH No 5 Tahun 2025 Tentang Penyelenggara Sekolah Adiwiyata" Bersama Mewujudkan Sekolah Berbudaya Lingkungan Menuju Kota Makassar Mulia," Yang Bertempat Di Aula Yayasan Pendidikan Telkom Pada Sabtu 14 Februari 2026.

realitasnews.net -- Makassar-- Pelaksanaan kegiatan sosialisasi tentang penyelenggara sekolah Adiwiyata menuju Kota Makassar Mulia  tahun 2025 di aula Yayasan Pendidikan Telkom diikuti oleh para Kepala Sekolah se-Kota Makassar, dengan tujuan memberikan pemahaman dan dorongan untuk berpartisipasi dalam program Adiwiyata menuju Adiwiyata tingkat Kota, Provinsi, Nasional dan tingkat Mandiri. 


Octovin Pali, ST, M. Pd sebagai narasumber dari DLH Provinsi Sulawesi Selatan menyampaikan, bahwa Sekolah yang berpotensi berkembang dan layak untuk mendapatkan predikat Adiwiyata sehingga sosialisasi ini diharapkan mampu menjadi pemicu semangat bagi sekolah- sekolah untuk lebih aktif melakukan pengelolaan lingkungan hidup.

Tentu memiliki peran krusial dalam memajukan sekolah-sekolah berbudaya lingkungan yang digelar se- Kota Makassar tentang materi sosialisasi terkait kriterial Adiwiyata terbaru," jelasnya.



Selain itu, Ia juga menjelaskan, bahwa Inovasi gerakan Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup di Sekolah yang relevan dengan kondisi Kota Makassar, seperti pengelolaan sampah, konservasi air/energi, atau penghijauan. 

Kegiatan sosialisasi ini menghadirkan dua  narasumber yakni, Fitriana Nur, S.P, M. Si dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH)  Kota Makassar sedangkan Octovin Pali, ST, M. Si dari DLH Provinsi Sulawesi Selatan dengan fokus materi terkait penyelenggaraan Program Adiwiyata.



Sementara itu, Fitriana Nur, S.P, M. Si sebagai narasumber dari Dinas  Lingkungan Hidup Kota Makassar dalan sambutan memaparkan regulasi terbaru, yaitu Peraturan Menteri LHK Nomor 5 Tahun 2025 tentang penyelenggaraan program Adiwiyata yang menjadi dasar hukum pelaksanaan program tersebut. 

Melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan seluruh sekolah di kota Makassar dapat lebih memahami pentingnya implementasi pendidikan lingkungan hidup serta mampu mempersiapkan diri untuk mengikuti Program Adiwiyata Kota Makassar di tahun 2026. Sehingga setiap sekolah wajib mengikuti program Adiwiyata yang berkomitmen menciptakan lingkungan belajar yang bersih, sehat, dan berkelanjutan demi mewujudkan generasi peduli lingkungan di masa depan," ungkapnya.



Disamping itu, Program Adiwiyata bukan hanya soal penghargaan, tetapi juga sarana konkret untuk menanamkan nilai-nilai kepedulian lingkungan kepada peserta didik sejak dini.

Dalam kegiatan sosialisasi dibahas pula peran penting tim Adiwiyata di sekolah bertugas tidak hanya untuk menyiapkan dokumen, tetapi juga menggerakkan program aksi, mengaet mitra kemitraan, dan memantau kegiatan berkelanjutan di sekolah masing-masing," terangnya. (Lis rn).

Posting Komentar

0 Komentar