Dalam Rangka Program Pembinaan Mental Spiritual Pemerinta Kota Makassar Mengadakan Pelatihan Pengurus Masjid Yang Bertempat Golden Hotel Jl Pasar Ikan No 52 Makassar Pada Rabu 5- 11- 2025 Pukul 7.30 Hingga 16.00 WITA.
realitasnews.net -- Makassar, -- Ribuan Pengurus Masjid Se-Kota Makassar ikut dalam pelatihan Spiritual dan kemandirian untuk memakmurkan Masjid bertempat di Makassar Golden Hotel.
Pemerintah Kota Makassar menyampaikan lewat undangan resmi se- Kota Makassar sejak tanggal 17 Oktober 2025 bahwa yang dilibatkan ikut pelatihan 5 orang peserta yang terdiri dari 2 orang Pengurus Masjid, 1 orang Majelis Taklim, dan 2 orang Remaja Masjid.
Pemerintah Kota Makassar Munafri Arifuddin menutup kegiatan pelatihan Pengurus Masjid Se- Kota Makassar di Golden Hotel pada Rabu 5 November 2025. Ia menyampaikan, bahwa dalam kesempatan ini untuk menganalisis kondisi masjid masing-masing baik dari faktor internal maupun eksternal, dan hasil analisis tersebut kemudian dipresentasikan dalam forum untuk saling berbagi pengalaman, keunggulan, serta tantangan yang dihadapi di lapangan.
Berbagai permasalahan internal yang kerap muncul di tubuh kepengurusan masjid, seperti komplik pengelolaan dan kurangnya komunikasi antar pengurus. Hal ini dapat dihindari jika para pengurus memahami perannya masing-masing secara benar, dan semua yang terlibat dalam kepengurusan masjid harus berfungsi dengan benar," ungkapnya.
Selain itu, Kabag Kesejahteraan Rakyat ( Kesra) Kota Makassar Mohammad Syarif saat memberikan sambutanya di pembinaan kegiatan Pelatihan Pengurus Masjid menyampaikan, bahwa melaksanakan program pembinaan Spiritual dengan pelatihan kepada pengurus Masjid, Remaja Masjid dan Majelis Taklim se- Kota Makassar mulai tanggal 27 Oktober sampai tanggal 5 November 2025 di Makassar Golden Hotel (MGH).
Pelatihan ini diselenggarakan sebagai wadah pembinaan dan peningkatan kapasitas bagi para pengurus masjid, remaja masjid, serta majelis taklim dalam mengelola masjid secara profesional, mandiri, dan berdaya guna. Dan pelatihan ini juga dilaksanakan agar para pengurus tidak hanya menjadikan masjid sebagai tempat ibadah semata, tetapi juga sebagai pusat pembinaan umat, pendidikan, dan pemberdayaan sosial dengan pengelolaan yang baik, masjid dapat menjadi poros kemajuan masyarakat di lingkungannya," ujarnya.
Lebih lanjut Mohammad Syarif menjelaskan, bahwa Pengurus Masjid yang di undang berasal dari 600 Masjid dengan komposisi 2 orang pengurus masjid 2 orang remaja.masjid, dan 1 orang Majelis taklim, dan pesertanya kurang lebih 3000 orang, serta beberapa hari ini kita laksanakan berbagai kelompok dan kita bagi per kelas tentunya pematerinya yang berbeda- beda," ucapnya.
Ditempat terpisah, Ketua harian Masjid Babussalam Jalan Barukang Utara Kelurahan Cambaya Kecamatan Ujung Tanah Makassar H.Amir Tuwo, S.Sos saat ditemui awak media baru-baru ini mengatakan, Kegiatan pelatihan pengurus masjid se- Kota Makassar bertempat di Golden Hotel jalan pasar ikan no 52 Makassar. Menurut nara sumber Muh Lutfi Apandi dalam sambutanya bahwa Imam Masjid harus digaji sesuai upah standar maximun, seperti contoh di Arab Saudi dan Mesir gajinya sekitar Rp 70 sampai 90 juta. Ia juga menjelaskan bahwa Pengurus masjid harus ikhlas mengurus masjid demi kepentingan umat, masjid bukan hanya tempat ibadah tetapi juga pusat kegiatan umat, termasuk TPA kegiatan Dakwa dan lainya menyangkut keagamaan," jelasnya.
Lanjut H Amir Towo mengatakan, Pengurus Masjid bukankah penguasa masjid tetapi pelayan masjid. Dengan prinsip ini, Insyaallah perselisihan internal dapat diminimalisir dan masjid bisa menjadi pusat persatuan umat.
Melalui pelatihan ini, Pemerintah Kota Makassar berharap para pengurus masjid dapat menjadi motor penggerak pembinaan akhlak, peningkatan ekonomi umat, serta memperkuat fungsi," terangnya.( Lis rn).





0 Komentar