Dalam Rangka Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Yang Dicanangkan Prabowo Subianto Melalui Perwakilan Badan Gizi Nasional ( BGN) Yang Berlangsung Di UPT SPF SDI BONTOA Kec Tamalate Makassar Memasuki Hari Ke 7 Pada Senin 13 Oktober 2025.
realitasnews net -- Makassar, -- Program Makan Bergizi Gratis telah dilakukan di berbagai daerah dan sekolah- sekolah di Kota Makassar pada tahun 2025,
UPT SPF SD Inpres Bontoa Kecamatan Tamalate Makassar mendapat bantuan Makan Bergizi Gratis (MBG) di hari ke 7 dari petugas perwakilan Badan Gizi Nasional (BGN) sekaligus memantau langsung implementasi jalannya Makan Bergizi Gratis (MBG) program yang dicanangkan Pemerintah Republik Indonesia (RI) Presiden Prabowo Subianto.
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang merupakan bagian dari Proyek Strategis Nasional sesuai Perpres Nomor 15 Tahun 2025.
Kepala Sekolah UPT SPF SDI BONTOA Kecamatan Tamalate Makassar Muh Hasbi S.Pd, M.Pd saat di temui awak media di ruang kerjanya baru-baru ini pada Senin 13 Oktober 2025 mengatakan, bantuan dari utusan perwakilan Badan Gizi Nasional (BGN) Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi peserta didik di sekolah merupakan bagian dari Proyek Strategis Nasional. Bantuan tersebut di sambut baik oleh Kepala Sekolah dan seluruh komponen guru.
Ia lanjut mengatakan, pentingnya percepatan implementasi program MBG khususnya di sekolah- sekolah mengingat manfaat besar yang ditargetkan oleh Pemerintah Pusat dalam mempersiapkan generasi emas 2045," ujarnya.
Selain itu, Kata Muh Hasbi program MBG yang merupakan salah satu program unggulan pemerintah dalam meningkatkan kualitas gizi, mangatasi angka kematian ibu hamil dan stunting, serta membantu mengatasi kemiskinan ekstrem.
"Alhamdulillah, Pogram Makan Bergizi Gratis (MBG) dihari ke 7 dapat berjalan dengan baik, aman, dan lancar tanpa ada kendala," ucapnya.
Diketahui, bahwa Badan Gizi Nasional adalah lembaga pemerintah non kementerian yang bertugas melaksanakan pemenuhan gizi Nasional yang dibentuk berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 83 tahun 2024. Dr.Ir.Dadan Hindayana adalah seorang akademisi dan peneliti yang memiliki komitmen tinggi terhadap peningkatan kualitas gizi masyarakat," kuncinya. (Lis rn).
.jpeg)


0 Komentar